Selasa, 04 Oktober 2011

 PERANCANGAN BASIS DATA

Basis data sebagai kumpulan dari data yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kemudian dapat dimanfaatkan lagi dengan cepat dan mudah.
Definisi basis data (database) sangatlah bervariasi. Basis data dapat dianggap sebagai kumpulan data yang terkomputerisasi, diatur dan disimpan menurut salah satu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Secara sederhana basis data dapat diungkapkan sebagai suatu pengorganisasian  data dengan bantuan komputer yang memungkinkan  data dapat diakses dengan mudah dan cepat.
Tujuan awal dan utama dalam pengolahan data pada sebuah basis data adalah agar dapat menentukan kembali data (data yang dicari) dengan mudah dan cepat. Di samping itu, pemanfaatan data untuk pengolahan data juga memiliki tujuan-tujuan tertentu. Secara lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan sebagai berikut :

•1)      Kecepatan dan kemudahan (Speed)
Pemanfaatan basis data memungkinkan untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan/manipulasi terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut dengan cepat dan mudah.

•2)      Efesiensi ruang penyimpanan (Space)
Penggunaan ruang penyimpanan di dalam basis data dilakukan  untuk mengurangi jumlah redundansi (pengulangan) data, baik dengan melakukan penerapan sejumlah pengkodean atau dengan membuat relasi-relasi (dalam bentuk file) antar kelompok data yang saling berhubungan.

•3)      Keakuratan (Accuracy)
Pemanfaatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan tipe data, domain data, keunikan data dan sebagainya dan diterapkan dalam basis data, sangat berguna untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan data.

•4)      Ketersediaan (Availability)
Pertumbuhan data (baik dari jumlah maupun jenisnya) sejalan dengan waktu akan semakin membutuhkan ruang penyimpanan yang besar. Data yang sudah jarang atau bahkan tidak pernah lagi digunakan dapat diatur untuk dilepaskan dari sistem basis data dengan cara penghapusan atau dengan memindahkannya ke media penyimpanan.

•5)      Kelengkapan (Completeness)
Lengkap atau tidaknya data yang dikelola bersifat relatif baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu. Dalam sebuah basis data, struktur dari basis data tersebut juga harus disimpan. Untuk mengakomodasi kebutuhan kelengkapan data yang semakin berkembang, maka tidak hanya menambah record-record data, tetapi juga melakukan penambahan struktur dalam basis data.

•6)      Keamanan (Security)
Sistem keamanan digunakan untuk dapat menentukan siapa saja yang boleh menggunakan basis data dan menentukan jenis operasi apa saja yang boleh dilakukan.

7) Kebersamaan pemakai
Pemakai basis data sering kali tidak terbatas hanya pada satu pemakaian saja atau oleh satu sistem aplikasi saja. Basis data yang dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung lingkungan multiuser, akan dapat memenuhi kebutuhan ini, tetapi dengan menjaga/menghindari terhadap munculnya persoalan baru seperti inkonsistensi data (karena data yang sama diubah oleh banyak pemakai pada saat bersamaan

PERANCANGAN BASIS DATA SECARA FISIK

Proses  pemilihan  struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses pada file-file basis data untuk mencapai
penampilan yang terbaik pada bermacam-macam aplikasi.

Dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk database yang disimpan yang berhubungan dengan struktur-struktur
penyimpanan fisik, penempatan record dan jalur akses.

Beberapa petunjuk dalam pemilihan perancangan basis data secara fisik :

1.  waktu respon 
   Waktu  transaksi basis data untuk menerima respon selama eksekusi.
   Waktu respon dipengaruhi  waktu akses basis data untuk data item yang ditunjuk oleh suatu transaksi. Selain itu dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak berada di bawah pengawasan DBMS, seperti penjadwalan sistem operasi atau penundaan komunikasi.

2.  Penggunaan ruang penyimpanan
         Jumlah  ruang  penyimpanan  yang  digunakan  oleh  file-file  basis data  dan  struktur-struktur jalur akses.

3.  Transaction throughput

     Rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data, dan merupakan   parameter   kritis   dari   sistem   transaksi   (misal  :  digunakan   pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll).
 


Selasa, 20 September 2011

Hay Guys.. I'm Lily.


Kelompok I

Ketua                    : Reywita
Sekretaris           : Lilian Anggriany
Narrator               : Marliandi
Moderator          : Rinal Rivaldi
Anggota :
                Aan Chirstian
                Ali Fahrudin
                Ario Sintano
                M. Ramdani

                Carilah 25 kata / kalimat seperti arti dan yang dimaksudnya  ?
1.RAM
RAM adalah ruang untuk mengolah data dan instruksi yang ditulis atau di baca oleh prosesor, dan bersifat sementara. Slot memori pada motherboard.

2.Entitas :
Sekumpulan objek yang berdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan satu dengan yang lainnya.
Example : siswa, barang

3.Atribut
Deskripsi data yang bisa mengidentifikasi entitas, yang membedakan entitas dengan entitas lainnya.
Example : nomor siswa, alamat siswa .

4.Data value ( nilai data )
Data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemem atau atribut.
Example : nama siswa nya .

5.File / table
Kumpulan record sejenis yang mempunyai elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.

6.Record / tuple
Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan.

7.Microsoft SQL server
 adalah sebuah system manejemen basis data relasianoal(RDBMS) produk Microsoft

8.Database manager
  Yang menyediakan interface antara data low level dan yang ada di basis data dan program. 

9.Redudansi
Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan. 

10.Primeri key ( kunci utama ) :
Yang digunakan untuk  menghapus, mengedit dan mencegah / menjaga baris-baris duplikat.

11.Model basis data :
Model basis data adalah model yang relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk table-table yang saling berhubungan dimana setiap table terdiri dari baris dan kolom. 

12.Paradox
Paradox adalah suatu situasi yang timbul dari sejumlah premis ( apa yang dianggap bener sebagai landasan kesimpulan kemudian ; alasan, asumsi, kalimat atau dua proposisi yang di jadikan dasar penarikan kesimpulan didalam logika yang di akui kebenarannya yang bertolak dari suatu pernyataan dan akan tiba pada suatu konplik atau kontradiksi.

13.Access
Access adalah sebuah program aplikasi basis data computer relasional yang ditujukan untuk kalangan perumahan dan perusahaan kecil hingga menengah.

14.sistem operasi
sekumpulan perintah dasar yang berperan untuk menjalankan dan mengoperasikan komputer .

 15.hardware(perangkat keras)
salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set .

16.Basis
Dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul.

17.Programmer Aplikasi
Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui  DML (data  manipulation  language),  yang disertakan dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman   induk   (seperti   pascal,   c++,   clipper, foxpro, dan lainnya).

18.User Mahir (casual user)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis   modul   program.   Mereka   menyatakan   query (untuk akses data), dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.

19.User Umum (End User)
Pemakai yang berinteraksi  dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen, yang telah ditulis / disediakan sebelumnya.

20.DBMS
koleksi terpadu dari program-program  (sistem perangkat lunak) yang digunakan  untuk mendefinisikan,  menciptakan,  mengakses  dan merawat database  (basis data).
21.File manager :
 yang mengolah alokasi ruang dalam bus dan struktur data yang merefrentasikan informasi yang tersimpan dalam bus.

22.Database manager :
 yang menyediakan interface antara data low level yang ada di basis data dengan program aplikasi dan query diberikan ke system. 

23.Query processor :
yang menerjemahkan perintah-perintah dalam query language ke perintah level yang dapat dimengerti oleh data base manager.

24.Dml precompiler :
yang mengkonpersi perintah DML yang di tambahkan dalam sebuah program aplikasi ke pemanggil processor normal dalam bahasa induk precompiler akan berinteraksi dengan qery processor.

25.DDL compiler
yang mengkonfersi perintah-perintah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata.tabel-tabel ini kemudian disimpan kedalam kamus data